Marah, kesal, geram dan benci bercampur aduk menjadi satu. Itulah suasana hatiku tiap kali mendengar berita seputar konflik di tanah gaza. Betapa tidak, ditengah jaman yang beradab dan harkat kemanusiaan telah dijunjung tinggi masih saja nyawa melayang akibat saling bunuh antar sesama manusia. Ngeri dan miris melihatnya, ketika bom-bom Israel bagai hujan menjatuhi tiap sudut kota gaza. Bangunan sekolah, pemukiman, kantor-kantor, bahkan masjid sebagai tempat ibadah luluh lantak terkena bom. Ratusan korban jiwa menjadi tak terhindarkan. Wanita dan anak-anak pun tak luput menjadi sasarannya.
Jerit tangis dan sumpah serapah menggema diberbagai belahan dunia. Tidak hanya dinegara-negara muslim saja, bahkan Venezuela langsung mengusir dubes Israel keluar dari negaranya. Menyusul setelah itu sahabat terdekatnya, Bolivia juga memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel. Saluuut…langkah praksis yang patut diacungi jempol. Negara yang notabene tidak memiliki hubungan geneologis dengan Palestina atau dunia Islam tanpa banyak bicara langsung melakukan tindakan nyata. Ironis dengan negara-negara Islam yang menggelar konferensi di Mesir… hemm…males untuk menceritakan, intinya mereka justru malah ribut saling menyalahkan satu sama laen… sungguh ironis…
Kebetulan saya seorang moeslem, disela-sela kesendirianku muncul pertanyaan nakal dalam hati ini… Tuhan kemana seh, kok diam saja ?
Jadi teringat pelajaran dari Pak Guru Agama waktu sekolah dulu, diceritakan musuh-musuh agama tanpa ampun langsung dibinasakan dan dihancurleburkan seketika tiap kali melawan utusan-Nya. Firaun ditenggelamkan dilaut, musuh Nabi Nuh disapu banjir bandang dan kaum kafir qurais dijatuhi batu api dari neraka ketika akan menghancurkan Ka’bah. Sungguh kehancuran yang begitu dahsyat dan tak terbayangkan.
Sekarang… setelah beribu ribu-ribu tahun lamanya, kenapa Tuhan tidak pernah menunjukkan kehebatan yang sama? Tampak sekali didepan mata kita kaum moeslem selalu jadi bulan-bulanan militer kaum kafir. Di Afganistan, Iraq dan sekarang terjadi di Gaza Palestina. Sudah berapa ribu nyawa moeslem yang melayang karenanya, berapa juta dollar kerugian materi yang dideritanya.
Saat ini, tak henti-hentinya doa terus mengalir setiap hari ke rakyat Palestina. Jutaan umat moeslem diseluruh dunia telah mendoakan kemenangannya. Tapi nyatanya, Israel masih saja merudal dan menembaki rakyat Palestina. Dengan mudahnya Israel mencabut nyawa manusia, seakan-akan mampu menentukan dan memegang takdir hidup rakyat Palestina. Lalu..
Tuhan kemana? Penindasan dan penderitaan jelas-jelas ada didepan mata, anehnya Tuhan kok ya masih diam saja…
.
* |DISCLAIMER : KHUSUS DEWASA, TIDAK UNTUK DIKONSUMSI ANAK-ANAK|
Incoming search terms for the article:
- mengapa tuhan diam
- oentz blog
- ada apa mesir kok diam
- tidaklah tuhan langsung yg mencabut nyawa manusia
- seputar pegawai peruri
- panase api neraka
- PALESTINA TUHAN TIDAK DIAM
- oentz com
- nuh terkena api neraka
- neraka palestine
No related posts.
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
sepertinya kebiadapan bangsa ISRAEL tuh memang sudah di perintahkan alias memang mendapatkan wahyu dari Tuhan YAHUDInya,jika saya tidak salah memang di al-quran pun sudah dituliskan bahwa bangsa YAHUDI akan selalu menghancurkan kaum MUSLIM sampai akhir jaman….tapi pada akhirnya kita pasti bisa memenangkan pertempuran kita….dan akhirnya kebahagiaan pun akan kita rasakan di seluruh muka bumi ini………..SAVE PALESTINE,FU****K ISRAEL!!!!!!!!!!
ya memang belum saatnya aja mas tuhan untuk bertindak, agar manusia bisa menyadari dan mengambil hikmah dari kejadian sekarang ini…
SAVE PALESTINE……..
lakon menange keri bos hahahaha….sinetron mode on. Syabar…Syabarr
nek biyen kan musuhe karo nabi la saiki musuhe karo wong biasa kok dadine ora langsung turun tangan Allah. Tapi…. delok ae sok nek wes ngrasakne panase neroko seng panase luweh panas teko panase saiki :smiley:
Dia akan segera muncul bos, jangan kwatir, sebenarnya saat ini Dia juga sudah ada disana, namun kita harus yakin bahwa ada rencana hebat yang telah Dia siapkan, hanya saja mungkin belum waktunya..
tuhan tau,TAPI MENUNGGU.
saat semua benar2 diam, saat dimana tak ada lagi hati tersayat melihat saudara2 nya didzalimi…
ISRAEL AKAN BINASA,YAHUDI MUSUH …MUSUH..YANG NYATA BAGI KITA
Yup !
ga usah nanya tuhan ko diem ajaaa……
TUHAN NYA lagi tiduuurrrrrrr jangan diganggu okeeee……..
kalo dah bangun pasti dunia akan damai… woke massss……..
kenapa yaa pas israel serang gaza, muslim ind protes
WTC dibom, Teroris yg sebagian besar berdasarkan muslim, semua pada tidak tahu
Bahkan Amrozi dan Imam Samudra mau dijadikan pahlawan
harus seimbang, semua kejahatan tidak memandang agama
senua agama mengajarkan kebaikan
hanya manusianya aja yg perlu kembali ke agamanya
hanya satu kata, perdamaian hanya manusia yg menentukan
salam
@perdamaian:
mas..mas…tahu darimana sampeyan kalo teroris yang bajak pesawat itu islam? Apa kalo kebangsaannya timur tengah atau afrika utara itu pasti islam? Saya punya kenalan yang dari arab, agamanya hindu mas…
Apa sampeyan tahu bahwa pilot yang “katanya” ngebajak pesawat trus ditabrakin ke WTC itu masih idup dan nggak pernah kemana-mana? Mungkinkah itu terjadi kalo memang dia pembajaknya?
Perdamaian memang hak manusia…tapi orang2 seperti andalah yang merusak perdamaian…
Jaman nabi dulu Tuhan selalu menunjukkan kekuasaannya dengan menenggelamkan Firaun, musuh nabi NUH kena banjir, atau peristiwa Burung Ababil. Kalau sekarang Tuhan tidak DIAM mas, Tapi Tuhan itu maha Pengampun. Coba Anda bayangkan, kalau seandainya Tuhan langsung menghukum manusia yang bersalah didunia ini, pasti kita akan selalu kena hukuman. Sebagai Contoh, ketika saya misalnya sebagai seorang muslim, terlambat Sholat Subuh. Kalau langsung dihukum atau Tuhan langsung menunjukkan “Kehebatannya”, entah hukuman apa yang saya peroleh dan pastinya itu sangat menyakitkan (karena hukuman biasanya tidak menyenangkan).
Tuhan itu memberikan kesempatan untuk bertaubat. Namun begitu, Tuhan tidak DIAM ataupun TIDUR. Lihatlah kejadian Tsunami di Aceh, Gempa Di Jogja, itu salah satu “KEHEBATAN TUHAN” yang ditunjukkan kepada kita.
Kalau di jalur GAZA sedang berkecamuk, Tuhan pasti punya rencana lain….Yang penting, kita berdoa semoga kita ditunjukkan jalan yang bener oleh Tuhan sampai akhir hayat kita…