Tips melamar pekerjaan, perlu diperhatikan

Setiap harinya banyak sekali lowongan pekerjaan yang bermunculan baik di media cetak, elektronik seperti air wave dan televisi, maupun internet sendiri. Lowongan pekerjaan itu datang dari berbagai perusahaan dengan macam-macam profesi yang ditawarkan. Tentu hal ini sangat menguntungkan para pencari kerja  yang berniat melamar pekerjaan, sekaligus sebuah tantangan untuk pintar-pintar memilih lowongan mana yang akan dilamar.

Untuk memuluskan perihal lamaran pekerjaan ini seyogyanya para pencari lowongan kerja memperhatikan beberapa tips melamar pekerjaan berikut.

  • Kirim Lamaran dalam bentuk yang diminta, bisa berupa datang langsung, email, dan juga lewat pos. Jangan sekali sekali mengirimkan FAX terkecuali diminta.
  • Jika mengirimkan lamaran lewat email, pergunakanlah alamat email RESMI, mudah diingat, dan reliable, jangan sekali sekali menggunakan provider email gratisan lokal seperti @telkom.net dan @plasa.com karena leletnya naudzubillah dan tidak reliable.
  • Alamat email resmi ini, bisa berupa email yang diberikan sewaktu kuliah, atau email pribadi seperti @yahoo atau @gmail usahakan namanya sopan, jangan bernickname coolguyz@yahoo, justgurlz@yahoo, akuluvdia@yahoo, kalau bisa gunakan nama kamu sendiri.
  • Kirimkan CV dalam bentuk format .doc / .rtf usahakan isinya lengkap, termasuk gambar, dalam 1 file, dan berikanlah nama kamu di FILE CV itu, semisal, CV_Rendy_Maulana__untuk_Qwords.com.doc
  • Jangan sekali sekali mengirimkan gambar berupa foto atau hasil karya atau sertifikat dengan ukuran yang tidak diresize, percayalah, ngga akan dikoleksi kok, hanya menuh menuhin inbox saja.
  • Jika terpaksa mengirimkan gambar banyak, kompreslah semua record tersebut kedalam record .zip dan beri nama yang jelas, jangan diberi nama file, foto saya.jpg atau chayangrudluvniy.jpg, percayalah, itu akan memperburuk penilaianmu dihadapan pemeriksa CV.
  • Berikan surat pengantar, kenapa kamu kepengen kerja disana, jujurlah dalam berkata, jangan melebih lebihkan sesuatu, jangan juga curhat.
  • Jika kamu mengirimkan surat lamaran lewat POS, pastikan juga tidak ada ijazah / transkrip nilai asli yang terkirim, jika memang terkirim, perusahaan tidak akan pernah mengembalikan dokumen tersebut, bisa jadi dibuang beserta dokumenmu yang lain, jika memang kamu tidak diterima bekerja disana / tidak dipanggil.
  • Usahakan dokumen yang dikirim tidak terlalu banyak, singkat, padat, jelas, jangan juga membuat CV yang bodong, semisal ikut banyak kegiatan dalam satu waktu, yang jika dihitung menurut logika, tidak mungkin.
sumber : internet

No related posts.

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.