Sejarah Kota Madiun

January 17, 2009 | In: Curhat

Kota Madiun, adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kota ini terletak 169 km sebelah barat Kota Surabaya, atau 114 km sebelah timur Kota Surakarta. Kota ini terdapat pusat industri kereta api (INKA). Madiun dikenal memiliki Lapangan Terbang Iswahyudi, yakni salah satu pangkalan utama AURI, meski sebenarnya terletak di Kabupaten Magetan. Madiun memiliki julukan Kota Gadis

Madiun berada pada ketinggian 63 meter. Kota Madiun hampir berbatasan sepenuhnya dengan Kabupaten Madiun, serta dengan Kabupaten Magetan di sebelah barat daya. Kali Madiun mengalir di kota ini, merupakan salah satu anak sungai terbesar Bengawan Solo.

Madiun berada di jalur utama Surabaya-Yogyakarta. Kota ini juga menjadi persimpangan jalur menuju Ponorogo dan Pacitan ke arah selatan. Angkutan antarkota dilayani oleh bus dan kereta api. Madiun dilintasi jalur kereta api lintas selatan Pulau Jawa. Stasiun Madiun merupakan yang terbesar di kawasan Jawa Timur bagian barat, dan di terdapat pusat industri kereta api (INKA).

SEJARAH KOTA MADIUN

Madiun merupakan suatu wilayah yang dirintis oleh Ki Panembahan Ronggo Jumeno atau biasa disebut Ki Ageng Ronggo. Asal kata Madiun dapat dimaknai pertama Secara segi bahasa Madiun bisa diartikan dari kata Medi (hantu) dan Ayun-ayun (berayunan) maksudnya adalah bahwa ketika Ronggo Jumeno melakukan babad tanah Madiun terjadi banyak hantu yang berkeliaran. kedua karena nama keris yang digunakan oleh Ronggo Jumeno yaitu keris Tundhung Medhiun. Namun pada mulanya bukan dinamakan Madiun, tetapi Wonosari.

Pada dasarnya Madiun Merupakan sebuah wilayah di bawah kekuasaan Mataram, dalam perjalanan sejarah Mataram, Madiun memang sangat strategis mengingat wilayahnya terletak ditengah-tengah perbatasan dengan kerajaan Kadiri (Doho). Oleh karenanya pada masa pemerintahan Mataram banyak pemberontak-pemberontak kerajaan Mataram yang membangun basis kekuatan di Madiun. Seperti munculnya tokoh Retno Dumilah.

Beberapa peninggalan kerajaan Madiun salah satunya dapat dilihat di Kelurahan Kuncen, dimana terdapat makam Ki Ageng Panembahan Ronggo Jumeno, Patih Wonosari selain makam para Bupati Madiun, Masjid Tertua di Madiun yaitu Masjid Nur Hidayatullah, artefak-artefak disekeliling masjid, serta sendang (tempat pemandian) keramat.

Kota Madiun dahulu merupakan pusat dari Karesidenan Madiun, yang meliputi wilayah Magetan, Ngawi, Ponorogo, dan Pacitan. Meski berada di wilayah Jawa Timur, secara kultural Madiun lebih dekat ke budaya Jawa Tengahan (Solo-Jogja), karena lebih dekat secara geografis. Pada tahun 1948, terjadi pemberontakan yang dilakukan oleh PKI di Madiun, yang dipimpin oleh Muso.

(sumber : copas tuntas http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Madiun)

” Habis liat sinetron tiba-tiba eksistensi merasa terancam, jadi pengen ngerti sejarah kota kelahiran…  biar ga cuman ‘celingukan’ ditengah arus budaya ‘pop’ dan ‘kapitalisme’ global yang semakin meraksasa ini….”

No related posts.

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

8 Responses to Sejarah Kota Madiun

Avatar

bocah

January 17th, 2009 at 5:36 am

wehhh pakde lagi menulis sejarah kota madiun tercinta hahahahahaha

Avatar

arif ust

January 18th, 2009 at 2:59 am

Kunjungan Blog Regedit, Artikelnya bagus apalagi kata-katanya menarik menambah wawasan dan pengalaman saya trims ya…lanjutkan artikelnya saya tunggu. O iya… Boleh saya minta komentar dari teman untuk artikel di blog saya? Kalau Boleh Kunjungi blog saya ya hari ini saya baru posting artikel tolong komentarnya kalau bisa komentarnya berkaitan dengan artikel yang di pilih teman. Ini alamatnya : http://regedit.blog.telkomspeedy.com/ terima kasih banyak satu lagi kalau mau tuker link masukan saja link teman di Guest Book insya Allah swt besok langsung saya pasang link teman.

Avatar

AgusNaim

January 18th, 2009 at 10:08 pm

ono ono wae MasAgus ki. Copas Tuntas :D

Avatar

nugroho

January 18th, 2009 at 11:18 pm

Emang madiun itu sumber dari para gadis jadinya aku betah disini wekekek….

Tapi ketoknya madiun artinya madiyo alias tengah-tengah to mas…

Avatar

lotto vodka

January 24th, 2009 at 7:58 pm

walahhh ini bukan sejarah mas….???
ini menceritakan sebutan madiun kota gadisnya mas….???
kalo sejarah madiun itu yang retnodumilah masssss….??
tolong dicarikan artikelnya ituuuuuuuuu woke masss……
thanks

Avatar

n 4 ng

January 25th, 2009 at 5:35 am

sejarah kuliner nya ditampilin jg guz..
misal di jl.asahan enek opo wae… : )

Avatar

mwiyono

March 18th, 2009 at 7:58 pm

lho terus ada gak hubungannya dengan brem madiun

Avatar

gucci

June 3rd, 2009 at 3:18 pm

Namun pada mulanya bukan dinamakan Madiun, tetapi Wonosari.

Comment Form